_MG_9694

Wisuda Sarjana XXXI dan Pascasarjana X STKIP Siliwangi Bandung

Senin, 15 Agustus 2016

Sabtu (13/8/2016) STKIP Siliwangi Bandung melaksanakan wisuda Pascasarjana X dan Sarjana XXXI. Bertempat di Gedung Graha Panca Bhakti STKIP Siliwangi Bandung, Jl. Terusan Jenderal Sudirman Kota Cimahi. Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Koordinator Kopertis Wilayah IV Jabar Banten, Panglima Kodam III Siliwangi, Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi, dan segenap sivitas akademika STKIP Siliwangi Bandung, beserta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Ketua STKIP Siliwangi Bandung, Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd. mengemukakan bahwa STKIP Siliwangi Bandung telah bertransformasi menjadi sebuah perguruan tinggi yang bervisi membangun dan mengembangkan masyarakat secara nyata, serta menjamin kualitas layanan pendidikan tinggi, agar mampu menjawab tantangan masyarakat. Berbagai prestasi dan raihan program kerja STKIP Siliwangi menyimbolkan kekuatan kerjasama dan fokus program yang berkelanjutan,  sehingga para sarjana dan magister lulusan STKIP Siliwangi Bandung, senantiasa eksis untuk memberikan solusi bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Beliau juga berharap lulusan STKIP Siliwangi Bandung dapat terus mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan masyarakat, karena dunia pendidikan terus berkembang dan berubah. Dengan semangat belajar yang berkelanjutan, diharapkan dapat para wisudawan dapat terus memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara, saat ini maupun di masa yang akan datang.

Sambutan Koordinator Kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Prof. Dr. Abdul Hakim Halim, M.Sc menyoroti karakter bagi para wisudawan STKIP Siliwangi. Beliau menyebutkan bahwa proses pendidikan yang sesungguhnya adalah pada saat para lulusan mampu menunjukkan karakter yang amanah, jujur dan kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Inilah yang menjadi point utama dalam proses pembangunan dan pengembangan kemanusiaan yang sesungguhnya melalui pendidikan. Seperti ungkapan Aristoteles yang menyebutkan bahwa ‘educating the mind without educationg the heart is no education at all’.

Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi, Ny. Anita Wulandari Prasodjo, M.Si mengemukakan bahwa proses wisuda bukan berarti akhir dari perjuangan namun menjadi awal perjuangan para alumni dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Sehingga alumni dituntut untuk dapat dengan segera mengabdikan dirinya bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Karena, sebaik-baiknya ilmu yang didapatkan di kampus adalah yang paling bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara. Senada dengan sambutan Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi, Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Hadi Prasodjo dalam sambutan yang dibacakan Irdam III Siliwangi mengungkapkan bahwa eksistensi mahasiswa di tengah masyarakat hanya dapat diraih dengan memanfaatkan ilmu yang diperolehnya di kampus untuk membangun masyarakat bangsa dan negara. Oleh karena itu, sudah seyogyanya para wisudawan sudah memiliki visi untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara agar dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan Indonesia ke depan.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Iwa Karniwa, MM. dalam orasi ilmiahnya mengemukakan tentang peran serta perguruan tinggi dalam membangun kemitraan dengan pemerintah, dalam rangka mengembangkan dan membangun masyarakat Jawa Barat yang berkelanjutan dan menyeluruh. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Indonesia yaitu, ‘mengangkat Indonesia menjadi negara maju dan merupakan kekuatan 12 besar duni di tahun 2025 dan 8 besar dunia pada tahun 2045 melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif dan berkelanjutan’. Menurutnya visi ini harus menjadi visi kolektif bagi seluruh komponen bangsa Indonesia dan menjalankan perannya masing-masing dengan tetap berfokus pada upaya pengembangan dan pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Jawa Barat sebagai salah satu mitra terdepan dan penyangga Ibu Kota Jakarta, telah berhasil membangun berbagai kebijakan pembangunan, bahkan capaian pengeluaran perkapita yang berada pada peringkat ke-16 secara nasional. Namun demikian, capaian IPM Jawa Barat masih berada pada angkat 68,80 masih berada di bawah capaian IPM Nasional yakni 68,90. Hal ini menuntut adanya peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. Terutama peningkatan partisipasi masyarakat Jawa Barat dalam Pendidikan. Pembangunan dan pengembangan pendidikan menjadi syarat mutlak ketercapaian visi pembangunan Nasional maupun pembangunan daerah Jawa Barat.  STKIP Siliwangi sebagai salah satu perguruan tinggi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat terus bergerak dan berkembang menjadi motor penggerak pembangunan dalam pendidikkan.

STKIP Siliwangi dalam wisuda kali ini meluluskan 90 mahasiswa program Magister (S-2) yang terdiri dari  17 orang Magister Pendidikan Luar Sekolah, 73 orang Magister Pendidikan Matematika. Selain itu, STKIP Siliwangi juga meluluskan 798 orang mahasisa program sarjana yang terdiri dari 55 orang sarjana Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 278 orang sarjana Program Studi Bahasa Inggris, 194 orang sarjana Program Studi PBS Indonesia, 185 orang sarjana Program Studi Pendidikan Matematika, 86 orang sarjana Program Studi Pendidikan Guru PAUD. Sejak tahun 1986 hingga kini STKIP Siliwangi Bandung  telah memiliki alumni program Sarjana (S-1) sebanyak 21.525 orang dan Pascasarjana (S2) sebanyak 572 orang dan telah tersebar di berbagai instansi pemerintah maupun swasta, dalam dan luar negeri. ()