IMG-20160605-WA0045

Ketua STKIP Siliwangi Bandung pimpin Tarawih Perdana Ramadhan 1437 H

Selasa, 7 Juni 2016

Tepat malam tanggal 1 Ramadhan 1437 H/ 6 Juni 2016, DKM Mesjid Baiturrahman STKIP Siliwangi Bandung menggelar shalat Tarawih berjamaah yang dilaksanakan bada Isya berjamaah. Bertindak selaku pengisi kuliah tujuh menit dan Imam shalat tarawih perdana ini adalah Ketua STKIP Siliwangi Bandung, Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd.

Dalam materi kuliah tujuh menit-nya, Ketua STKIP Siliwangi Bandung, Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd. mengungkapkan bahwa Ramadhan adalah bulannya pendidikan bagi seluruh muslim. Di dalamnya semua umat muslim diajak untuk belajar menyayangi, karena dengan rasa lapar membuat manusia menyadari bahwa tubuhnya tidak sempurna dan tak akan mungkin mampu menampung berbagai kekayaan di bumi ini dengan perutnya sendiri, maka ia harus berbagi dan menyayangi kaum dhuafa, fakir dan miskin.

Selain itu, Ramadhan juga mengajarkan pada kita tentang menjaga hawa nafsu dan menggunakannya pada hal-hal yang positif. Bila berhubungan suami istri yang halal saja dilarang, bila makan dan minum yang halal saja dilarang pada siang hari, maka tentu hawa nafsu tersebut harus kita arahkan sebagai pendorong untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hanya Allah sajalah yang mampu membolak-balikkan hati.

Oleh karena itu, beliau mengajak kepada seluruh sivitas akademika STKIP Siliwangi Bandung untuk dapat memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai tempat untuk saling mengasihi, menyayangi, juga saling mendorong dan mendukung dalam kebaikan. Mari kita menjaga lisan, hati, pikiran dan tindakan semata hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Sehingga pada bulan Syawal nanti, kita semua terbebas dari siksa api neraka yang tak terhingga perih dan menyiksa.

STKIP Siliwangi melaksanakan program rutin berupa buka bersama bagi sivitas akademika STKIP Siliwangi Bandung maupun masyarakat sekitar, untuk kemudian melaksanakan ibadah shalat tarawih berjamaah. Kegiatan ini merupakan salah satu cara dalam membentuk karakter kemanusiaan yang sesuai dengan kodratnya dan sesuai ajaran Rasulullah saw. Ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam membentuk karakter para pendidik dan kependidikan yang memiliki keteladanan yang terbaik bagi para peserta didiknya.