_MG_5670

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana STKIP Siliwangi Bandung, Desember 2015

Sabtu, 19 Desember 2015

STKIP Siliwangi Bandung, kembali mengadakan wisuda sarjana ke-XXX dan pascasarjana ke-IX, yang dilaksanakan di Gedung Graha Panca Bhakti, STKIP Siliwangi Bandung, pada tanggal 19 Desember 2015. Dalam wisuda kali ini STKIP Siliwangi Bandung, meluluskan 621 orang mahasiswa dari Program Studi Sarjana PLS, Program Studi Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pogram Studi Pendidikan Bahasa Inggris, dan Program Studi Pendidikan Matematika. Selain itu, STKIP Siliwangi Bandung juga meluluskan mahasiswa Program Studi Pascasarjana PLS dan Pendidikan Matematika.

Dalam laporannya, Ketua STKIP Siliwangi Bandung mengungkapkan bahwa tantangan pendidikan kita bukan nasional – regional lagi tetapi tantangan global. Masyarakat Ekonomi Asean yang dalam hitungan hari akan dilaksanakan adalah sebuah kenyataan yang harus kita hadapi dan menuntut kreativitas institusi dan alumni, sehingga kita bisa bertahan dan berperan memberikan karya yang nyata pada eksistensi pendidikan dan cita-cita pembangunan bangsa kita. Masyarakat Indonesia yang kental dengan prinsip kekeluargaan, kebaikan hati, empati, cinta kasih dan penghargaan terhadap individu, menuntut sistem pendidikan yang dapat membantu peserta didik untuk menjadi insan yang merdeka dan independen secara fisik, mental dan spiritual. Pendidikan hendaknya tidak hanya mengembangkan aspek intelektual sebab akan memisahkan dari orang kebanyakan, pendidikan hendaknya memperkaya setiap individu dengan tetap mempertimbangkan perbedaan antara masing-masing pribadi. Pendidikan juga hendaknya dapat memperkuat rasa percaya diri, mengembangkan harga diri. Setiap orang harus hidup sederhana dan guru hendaknya rela mengorbankan kepentingan-kepentingan pribadinya demi kebahagiaan para peserta didiknya. Peserta didik yang dihasilkan adalah peserta didik yang berkepribadian merdeka, sehat fisik, sehat mental, cerdas, menjadi anggota masyarakat yang berguna, dan bertanggungjawab atas kebahagiaan dirinya dan kesejahteraan orang lain. Menurutnya, saat ini Indonesia membutuhkan karakter guru terbaik, yang dapat menjadikan dirinya menjadi figur terbaik bagi setiap siswanya. Figur guru yang prawira yang memiliki karakter dinamis, tegas namun bijak dan penyayang.

Dalam kesempatan yang lain, Ketua BPH Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi, Drs. KH. Olih Komarudin, mengungkapkan bahwa para alumni harus mampu mengaruhi bahtera kehidupan sengan sebaik-baik ikhtiar, sekuat-kuatnya do’a dan seiklhas-ikhlasnya beramal. Untuk memberikan nilai terbaik dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu, Pangdam III Siliwangi yang diwakili Irdam III Siliwangi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa para alumni harus mampu mengamalkan ilmu yang telah diraih di Perguruan Tinggi ini sesuai dengan profil kesarjanaan yaitu menguasai ilmu, mandiri, memiliki kekuatan iman dan kedalaman spiritual, siap bersaing secara sehat dengan lulusan perguruan tinggi lainnya, serta mampu memimpin dan berperan sebagai penggerak kemajuan masyarakat. Akumulasi nilai kesarjanaan tersebut selaras dengan sinyalemen yang pernah diungkapkan Paulo Freire, bahwa tujuan mulia pendidikan adalah terbangunnya insan humanis dan berkesadaran.

Koordinator Kopertis Wilayah IV Jabar dan Banten dalam sambutannya mengungkapkan bahwa mahasiswa dan alumni harus mampu membangun karakter yang selalu ingin memberi yang terbaik. Sebab, permasalahan bangsa saat ini adalah terlalu banyaknya orang yang memiliki karakter ingin diberi, hanya mau menerima bahkan memaksa untuk mengambil hak orang lain.

Dalam acara wisuda ini, hadir pula jajaran pengurus Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi, para dosen dan guru besar, wakil walikota Cimahi dan beberapa undangan lainnya.