Deklarasi Anti Radikalisme Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat

Sabtu, 15 Juli 2017

Senin, 14 Juli 2017, STKIP Siliwangi Bandung mengambil bagian dalam deklarasi anti radikalisme yang bertempat di Gedung Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran Bandung. Hadir dalam acara tersebut adalah Menristek Dikti, Menkominfo, Rektor, Direktur dan Ketua Sekolah Tinggi di lingkup Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, serta beberapa Rektor Perguruan Tinggi negeri seperti IPB, ITB, Unpad dan UPI. Hadir pula dalam acara tersebut Kapolda Jawa Barat, Panglima Kodam III Siliwangi dan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Dalam acara tersebut dideklarasikan bahwa perguruan tinggi akan berupaya untuk menghindari keterlibatan dalam berbagai bentuk radikalisme yang berdampak terhadap pecahnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menristek Dikti, M. Natsir mengatakan bahwa tantangan bagi bangsa Indonesia tidak hanya lahir dari heterogennya bangsa Indonesia, melainkan juga dengan munculnya berbagai kepentingan bangsa lain di Indonesia. Dengan berbagai kekayaan alam, potensi sumber daya manusia dan letaknya yang strategis, Indonesia menjadi sasaran utama dalam penguasaan negara-negara adidaya. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus tampil sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia dengan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.